Keberhasilan Jerman melaju ke semifinal Piala Dunia Afsel 2010 tak lepas dari kontribusi Lukas Podolski (25). Pemain asal klub Koln ini menjadi bagian penting Tim Panser.
Posisi asli Podolski sebetulnya adalah seorang striker. Namun, saat ditempatkan di sayap kiri oleh pelatih Joachim Loew, ia tak mengalami kesulitan.
Sejauh ini, dua gol sudah dicetak pemain berdarah Polandia ini. Satu gol spektakuler dikemas ketika Jerman menghabisi Australia 4-0 di partai pembuka Grup D. Satu lagi ke gawang Inggris kala Jerman unggul 4-1 Ketajaman pemain yang diberi nomor keramat 10 di tim Panser Jerman ini masih dilengkapi dengan kecepatan dan kemampuan olah bola yang prima. Soal kecepatan, statistik mencatat Podolski memiliki kecepatan 31,50 km/jam.
Tak heran jika pemain bertahan lawan di sisi kanan sering kali kesulitan untuk menjaga pergerakannya. Ketika Jerman melumat Argentina 4-0 di perempat final, semua gol yang tercipta diawali dengan serangan dari sisi yang dihuni Podolski.
Bersama dengan Bastian Scheweinsteiger, Podolski menjadi momok buat bek kanan argentina, Nicolas Otamendi. apes buat Otamendi, yang turun di partai pertamanya dalam Piala dunia 2010 tapi harus menjaga pemain dengan kemampuan seperti Podolski.
Uniknya, karir Podolski di klub belakangan ini justru tak secermalang sinarnya ketika bermain bersama timnas.
Usai Piala Dunia 2006, Podolski, yang ketika itu bermain untuk Koln, pindah ke raksasa Jerman, Bayern Muenchen. Namun, bersama FC Hollywood kariernya malah meredup.
Podolski, yang bermain di 72 partai pada musim 2006-2009, hanya bisa mencetak 15 gol. Lantaran kerap jadi cadangan setelah produktivitasnya menurun, ia memutuskan kembali ke Koln pada 2009.
Di klub lama, ketajamannya belum juga kembali. Meski dimainkan dalam 27 pertandingan, hanya dua gol yang diselesaikan Podolski.
Namun, di timnas, rupanya sinar Podolski berbeda. Ia sudah bermain 78 kali dengan kontribusi 40 gol untuk Die Mannschaft sejak 2004. Kepercayaan Loew dibayar denagn penampilan apik. Apa pun hasil yang dicapai Jerman di Afsel, Podolski bakal dikenang sebagai pemain berkontribusi besar.
{ 2 comments… read them below or add one }
Ich liebe Poldi … er ist immer noch das Beste!!
Ich liebe es auch Podolski, lief er sehr schnell