<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sandy.web.id &#187; Belajar Ngeblog</title>
	<atom:link href="http://sandy.web.id/category/belajar-ngeblog/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sandy.web.id</link>
	<description>Ikatlah Ilmu dengan Mempraktekkannya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Aug 2010 14:33:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Alasan mengapa setiap kita harus memiliki Blog</title>
		<link>http://sandy.web.id/alasan-mengapa-setiap-kita-harus-memiliki-blog#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=alasan-mengapa-setiap-kita-harus-memiliki-blog</link>
		<comments>http://sandy.web.id/alasan-mengapa-setiap-kita-harus-memiliki-blog#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 23:22:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sandy.web.id/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Saat punya blog rasanya ada sesuatu yang harus saya rawat dan di jaga.  Kemudian berpikir mau di isi atau di tulisi apa blog tersebut?.
Terjadi proses berpikir.. saat berpikir membuahkan kreatifitas. Kreatifitas membuat ide yang biasa saja menjadi ide yang luar biasa. Saat kreatifitas muncul, berarti sisi otak sebelah kanan juga berproses. Yang pada akhirnya antara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;">Saat punya blog rasanya ada sesuatu yang harus saya rawat dan di jaga.  Kemudian berpikir mau di isi atau di tulisi apa blog tersebut?.</p>
<p style="text-align: justify;">Terjadi proses berpikir.. saat berpikir membuahkan kreatifitas. Kreatifitas membuat ide yang biasa saja menjadi ide yang luar biasa. Saat kreatifitas muncul, berarti sisi otak sebelah kanan juga berproses. Yang pada akhirnya antara otak kanan dan kiri bisa bekerja secara balance. Tidak mayoritas otak kiri dan tidak juga mayoritas otak kanan yang bekerja. Namun keduanya saling bersinergi.</p>
<p style="text-align: justify;">Makanya sering saat memberikan komentar,  saya bertanya kenapa suka dengan blog?. Jawabannya bervariasi, tergantung Tujuan membuat blog itu untuk apa. Untuk berbagi cerita, berbagi ilmu, sebagai motivasi menulis <em>(ini saya banget). </em>atau<em> </em>sebagai<em> </em>blog yang dapat menghasilkan uang<em>.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian maka ada banyak alasan bagi kita untuk memiliki blog. Memeliharanya sampai tumbuh besar<em> (bahkan ada yang ternak blog)</em> dan pada akhirnya akan dapat mengasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pemilik blog dan juga orang lain yang merasakan manfaat dari blog yang kita pelihara. Baik manfaat materi maupun manfaat yang tidak berupa materi.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandy.web.id/alasan-mengapa-setiap-kita-harus-memiliki-blog/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Convert Category to Tags</title>
		<link>http://sandy.web.id/convert-category-to-tags#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=convert-category-to-tags</link>
		<comments>http://sandy.web.id/convert-category-to-tags#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 12:28:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[convert]]></category>
		<category><![CDATA[tags]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedex.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya di sidebar blog aku ini ada kategory &#8220;Cerita, Curhat, Ingin tahu ,Iseng, Menulis, Metamorfosis, NETWORK MARKETING, Puisi, Resensi,  dan Smile, kemudian sekarang sudah tidak ada lagi. Bukan dihapus tapi sudah aku Convert to Tags. Kenapa kok di hapus? Biar lebih simpel dan mau aku tata kembali dalam pengkategorian tulisan.
Dulu seingat aku wordpress belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Sebelumnya di sidebar blog aku ini ada kategory <strong>&#8220;Cerita, Curhat, Ingin tahu ,Iseng, Menulis, Metamorfosis, NETWORK MARKETING, Puisi, Resensi,  dan Smile,</strong> kemudian sekarang sudah tidak ada lagi. Bukan dihapus tapi sudah aku Convert to Tags. Kenapa kok di hapus? Biar lebih simpel dan mau aku tata kembali dalam pengkategorian tulisan.</p>
<p>Dulu seingat aku wordpress belum punnya fasilitas untuk membuat tags, yang ada hanya kategori saja. Waktu aku instal wordpress2.0.4 di localhost belum ada field untuk masukin tags. Beda dengan Wordpess sekarang yang sudah lebih banyak fitur2 tambahannya.</p>
<p>Kemarin nemuin menu di <strong>Manage &gt; Category &gt; </strong>di bawahnya (belum sampai kebawah banget) ada tulisan</p>
<blockquote><p>Categories can be selectively converted to tags using the category to tag converter.</p></blockquote>
<p><span id="more-64"></span></p>
<p>Setelah aku coba teryata  bener kata2 diatas. bisa memilih beberapa kategory untuk di konvert menjadi tags. Hasilnya Kategoriku semuanya berubah jadi tags. Karena aku tidak memilih beberapa, tapi aku centang semuanya.</p>
<p>Makanya sekarang dalam pengkategorian  aku buat lebih simpel aja. karena  udah ada field tagsnya. Kadang2 kan kita udah buat tulisan, udah panjang lebar, udah  cerita dari z sampai A. Nah giliran saat mau di posting jadi bertanya-tanya. Nih tulisan mau masukin kategory apa ya?..kok kayaknya ga ada yang cocok. atau masa mau nambah kategory lagi sih.. kategory yang sudah ada aja belum terisi banyak&#8230;</p>
<p>Sekarang kalau bingung dalam pengkategorian tulisan padahal ada kategory yang sedikit relevan akan tetapi masih terlalu general, kita bisa dibuat lebih sepesifik dengan memasukan kata yang  berkaitan kedalam tags. mislanya.. <strong>Titel</strong> &#8220;Convert Category to Tags&#8221;<strong> </strong>di posting dalam <strong>kategory </strong>&#8220;Belajar Ngeblog&#8221;<strong> </strong>dengan <strong>Tags </strong>&#8220;convert&#8221;</p>
<p>Bisa diterjemahkan seperti ini.</p>
<p>Di posting dalam kategory <strong>Belajar Ngeblog</strong> berkaitan dengan <strong>convert </strong></p>
<p>ya pokoknya gitu deh&#8230; dasar dedex dari dulu belajar ngeblog sampai sekarang ga pinter2..  masukin kategory aja masih bingung&#8230;!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandy.web.id/convert-category-to-tags/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PageRank 4/10</title>
		<link>http://sandy.web.id/pagerank-410#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=pagerank-410</link>
		<comments>http://sandy.web.id/pagerank-410#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 18:42:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sandy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar SEO]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pagerank]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dedex.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa bulan yang lalu atau mungkin sekitar akhir tahun 2007 saya mendengar kata-kata PR dari om Ahmadaniyal dan dani- ye!. Saat mereka berdua bertemu pasti yang di omongin tentang internet dan $$$ 
Nah kalau bahasannya sudah  internet dan $$$, pasti deh keluar kata-kata yang tidak pernah saya dengar sebelumnya, yaitu PR. Berulang-ulang mereka nyebut2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Beberapa bulan yang lalu atau mungkin sekitar akhir tahun 2007 saya mendengar kata-kata PR dari om <a title="Bikin Hidup Menjadi Indah eh Endah" href="http://ahmad.indieoffset.com/">Ahmadaniyal</a> dan <a title="Tempat Sampah" href="http://daniy.blogspot.com">dani- ye!</a>. Saat mereka berdua bertemu pasti yang di omongin tentang internet dan $$$ <img src='http://sandy.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Nah kalau bahasannya sudah  internet dan $$$, pasti deh keluar kata-kata yang tidak pernah saya dengar sebelumnya, yaitu PR. Berulang-ulang mereka nyebut2 tentang PR. Secara saya saat mendengar kata2 PR otak alam bawah sadar secara otomatis membawa saya tentang kenangan<strong> </strong>semasa sekolah. PR itu adalah <strong>pekerjaan rumah </strong>berupa<strong> </strong>soal2 atau tugas yang diberikan oleh guru di sekolah untuk dikerjakan di <span style="text-decoration:line-through;">sekolah</span> rumah<strong>. </strong>Karena penasaran saya bertanya dengan mereka berdua tentang PR itu. Ternyata PR yang mereka cuap2pin itu adalah <strong>PageRank.</strong></p>
<p>Banyak sih  yang mereka jelaskan tentang PR, tapi sayang karena baru pertama kali dengar otak saya belum begitu konek jadinya kurang begitu paham. Sampai akhirnya saya temukan artikel <a title="om cosa" href="http://www.cosaaranda.com/tentang-pagerank.htm">Tentang PageRank</a> di blognya <a title="om cosa" href="http://www.cosaaranda.com/tentang-pagerank.htm">Mas Cosa</a>.</p>
<p><span id="more-59"></span></p>
<p>Dikatakan</p>
<blockquote><p>PageRank adalah <strong>nilai atau ranking dari suatu halaman situs web yang diberikan oleh Google dalam skala 1-10</strong>. Nilai ini didapat melalui algoritma perhitungan tertentu yang didasari oleh <strong>jumlah dan kualitas dari backlink yang dimiliki oleh halaman situs web yang bersangkutan</strong>. Karena ada unsur “kualitas”, maka <strong>besarnya PageRank tidak selalu sebanding dengan jumlah tautan baliknya</strong>.</p>
<p>Bagi Google, PageRank dikembangkan untuk menggambarkan popularitas dan kualitas dari suatu situs web. Semakin besar nilai PR-nya, berarti <em>diasumsikan</em> bahwa situs tersebut semakin populer dan berkualitas baik. Beberapa program pendulang $$$, <a href="http://www.cosaaranda.com/category/money-making/text-link-ads">Text-Link-Ads</a> misalnya, turut memanfaatkan PageRank untuk menentukan layak tidaknya suatu situs bergabung pada program mereka.</p></blockquote>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-61 aligncenter" src="http://dedex.files.wordpress.com/2008/05/pagerank2.jpg" alt="" width="352" height="112" /></p>
<p>Dan sekarang nilai PR blog  <a title="blognya dedex donk!" href="http://dedex.wordpress.com">ini</a> sudah 4. Lantas ada rekan saya yaitu <a title="belum jelas kontennya hehehe" href="http://azkacraft-indonesia.com/">Mas Eddy</a> bertanya pada saya tentang gimana caranya  menaikan PageRank, padahal blog saya jarang update kok PRnya 3 ( bulan kemarin).  Mendapat pertanyaan seperti ini saya malah bingung mau jawab apa dan bagaimana cara menaikan PageRank. Setahu saya sih caranya seperti yang ada pada nukilaan paragraf di atas dari blognya Mas Cosa. Karena nilai PR 4 itu terjadi secara <strong>Natural </strong>dan di dapat dari koment sana koment sini, say hello atau sekedar hai dan pada akhirnya saling bertukar link. Jadi memang tidak ada  kuhsus untuk menaikannya. Atau saya akan mengatakan itu adalah murni kehebatan dari mesin  <a title="cms favoritku" href="http://wordpress.org">wordpress</a> <img src='http://sandy.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <img src='http://sandy.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sandy.web.id/pagerank-410/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
