Barangkali tempat tidur kita saja yang berbeda namun mimpi kita tetaplah sama

2009 October 5
tags: , ,
by sandy

Oi oi.. semua pasti dapat di selesaikan dengan baik. Proses itu memang melewati jalan yang menanjak terjal dan menugkik curam. Bahkan jalan itu juga harus di tempuh dengan cara beputar. Ya.. lakukan sajalah… dari pada hanya mereka-reka dengan sesuatu yang belum di jalanni dan hasilnya kita tidak akan pernah tahu.

Penyampain penyebaran kudu sangat hati-hati jangan sampai salah dalam mengartikan intruksi. Komunikasi seharusnya di kedepankan, diskusi harusnya wadah untuk mencarikan solusi. Agar semua dapat terselesaikan dengan sebaik mungkin.

Siapa sangka siapa kira semua idealisme komunikasi penyampain dan penyebaran hanya teringat di saat lengang. Siapa sangka siapa duga bahwa realitas dan kenyataan itu sangat berbeda. Semua bisa terjadi dalam realitas penyampaian dan penyebaran tanpa melihat idelisme keduanya. Yang mungkin  saja lebih di sebabkan oleh kondisi pada masing dunia abstrak.

Dunia yang kita lihat cuma ada satu, namun dunia abstrak tergantung masing kita mewarnainya. Banyak warna, banyak pilihan, dengan harapan dapat menjadi yang terbaik untuk kepentingan bersama. Satukan tekad satukan niat untuk mimpi kita bersama. Teringat ucapan Bapak MD Radzi Shaleh “Barangkali tempat tidur kita saja yang berbeda namun mimpi kita tetaplah sama “.

Related Posts
  • No Related Posts
No comments yet

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS